
Bapak ini berjalan agak sempoyongan, dengan postur tubuh agak kurus, dia selalu bergoyang, dan tidak bisa seimbang ketika berdiri, sehingga kadang khawatir melihatnya akan jatuh ternyata tidak juga, begitu lemah, ini sepertinya akibat penyakit gula darah. gula darah yang menyebabkan kekuatan fisik lebih cepat datang sebelum waktunya, umur teman saya sekitar 44 tahun, umur seperti ini masih puncak kekuatan dan produktifitas, tapi hadirnya penyakit gula darah menjadi terlihat lemsh sebelum waktunya
Dalam referensi wikipedia dijelaskan; gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh.
Bila level gula darah menurun terlalu rendah, berkembanglah kondisi yang bisa fatal yang disebut hipoglikemia. Gejala-gejalanya adalah perasaan lelah, fungsi mental yang menurun, rasa mudah tersinggung, dan kehilangan kesadaran.
Bila levelnya tetap tinggi, yang disebut hiperglikemia, nafsu makan akan tertekan untuk waktu yang singkat. Hiperglikemia dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan yang berkepanjangan pula yang berkaitan dengan diabetes, termasuk kerusakan pada mata, ginjal, dan saraf.
Peningkatan rasio gula darah disebabkan karena terjadi percepatan laju metabolisme glikogenolisis dan glukoneogenesis yang terjadi pada hati.
kita tidak akan membahas tentang penyakit gula darah, tapi cerita dibalik kegigihan sang bapak, tadi ketemu dia cerita tentang kondisi keuangannya keluarganya, dia dan istrinya sedikit bingung, kalau tidak dikatakan putus asa, karena ke dua anaknya akan masuk sekolah baru yang sangat membutuhkan uang banyak, tapi uang tidak ada sama sekali, di dompet pun nggak ada, dia bingung harus seperti apa.
tapi ternyata pada pagi hari ini dia mendapatkan uang tiga juta rupiah, lalu dia bercerita tentang kebiasaannya shalat tahajud/lail, bahwa akhir-akhir ini dia tidak pernah meninggalkan shalat tahajjud, apalagi ketika masalah kesehatan ini hadir pada dirinya yang kemudian merembes ke masalah keluarga/terutama tentang keuangan, sarana tahajjud lah sebagai tempat untuk mengadu dan meminta tentang masalah yang dihadapi oleh keluarganya, termasuk maslah keungan untuk sang anak masuk sekolah, bahwa tadi beberapa malam ini tahajjudnya menambahakan dengan zikir dan wirid, dan ternyata sang bapak mendapakan jawaban dengan mendapatkan uang 3 juta, walaupun uang itu sebenarnya hasil keringata sebagai seorang guru, dia benar surprise dan jawaban dari doa, beberapa malam ini, dan dia tambah yakin bahwa doa seorang hamba itu akan dijawab oleh allah.
dia menambahkan dengan shalat tahajjud tiap malam tanpa putus-putus, bahwa dia tidak memperdulikan lagi bahwa shalatnya akan diterima/tidak/ sah/tidak yang penting dia ikhlas melakukan itu sebagai bentuk pengabdian, memang cobaan dan godaan untuk shalat tahajjud tiap malam sangat berat, tapi karena sudah terbiasa pada akhir-akhir ini hampir ketika jam 1 ketas dia akan selalu terbangun, bahkan katanya seolah-olah ada yang bangunkan, subhanallah
sehingga aktifitas inilah yang sepertinya memberi spirit dan energi untuk selalu beraktifitas ditengah kelemahan fisik karena penyakit tersebut
shalat malam termasuk shalat sunnat yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT, termasuk Sunnat muakkad dan shalat utama setelah shalat fardhu, sebagaimana firman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.” (QS : Al-Isro’ : 79)
Sahabat Abdullah binSalam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)
Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )
Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )
mudah-mudahan kita diri-diri kita bisa menjadikan shalat malam sebagai sebuah kebiasaan ibdaha kita sebagaimana yang dicontohkan teman saya tadi, sehingga masalah-masalah yang menimpa kita selalu ada jawaban dari Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, dan memberi spirit dan energi sebagaimana bapak tadi dan yang dicontohkan oleh rasulullah dan para sahabat
referensi:
http://rudi-ymm.cybermq.com
http://id.wikipedia.org/wiki/Gula_darah


0 komentar: on "Teladan dari Seorang teman; konsistensi dalam shalat tahajjud"
Posting Komentar